Posted by: benben456 | September 16, 2009

Thanks, my friends

Berawal dari praktikum sistem operasi yang begitu /rush/ dan membingungkan (buat
teman2ku) sehingga mereka banyak yang minta tolong install Linux dan bertanya-
tanya tentang shell programming. Suatu saat si Ika minta tolong aku supaya
menginstall Linux di laptopnya. Instalasi memakan waktu cukup lama karena sebuah
bug pada GParted bawaan Ubuntu. Seusai instalasi, ketika mau boot ke Windows
entah mengapa tiba-tiba jadi error. Aku bingung, lalu tanya ke dia. Dia minta
aku bawa laptopnya dan laptopku dibawa dia. Hmmm…. repot nih.

Berawal dari praktikum sistem operasi yang begitu rush dan membingungkan [ buat teman2ku ] sehingga mereka banyak yang minta tolong install Linux dan bertanya-tanya tentang shell programming. Suatu saat si Ika minta tolong aku supaya menginstall Linux di laptopnya. Instalasi memakan waktu cukup lama karena sebuahbug pada GParted bawaan Ubuntu. Seusai instalasi, ketika mau boot ke Windows entah mengapa tiba-tiba jadi error. Aku bingung, lalu tanya ke dia. Dia minta aku bawa laptopnya dan laptopku dibawa dia. Hmmm…. repot nih. Sampai di kos, segera aku masukkan dvd installer vista dan segera melakukan recovery. Restart, dan akhirnya aku bisa masuk windowsnya setelah beberapa menit menunggu [ lemot jeh... :( ]. Iseng aku buka-buka file di D: dan ketemu sebuah film buatan temen2 satu angkatan [ except me, cz aq emang gag ikut ], kutonton deh itu film.

Ditengah-tengah nonton, aku cekikikan sendiri. Hahahahahaa…. jeduag2!! Temen2ku kog bisa gokil abiz kayak gini yah?? Emang, mahasiswa Informatika tu gag bisa lepas dari yang namanya laptop [ dan dunia maya bagi mereka yang punya kocek lebih ]. Jadi inget masa-masa susah di kala tahun pertama. Hmmm… sayangnya waktu harus terus maju, gag bisa mundur. Keep spirited bro…

Posted by: benben456 | August 16, 2009

pengalaman selama liburan

sebelum mulai kuliah lagi, akan kutuliskan beberapa pengalaman selama liburan, terutama yang di bulan agustus. Awal bulan agustus aku berlibur di rumah tanteku di Pasuruan. Tak ada angin tak ada hujan, tiba2 seorang teman meminta tolong untuk menginstallkan Hackintosh (hacked-version of Macintosh) di PCnya. Ternyata instalasi tak semudah yang dibayangkan. Ketika bootloader tidak terinstal dengan baik pun, harus booting lewat CD agar dapat mem-boot Hackintosh. Kompatibilitas hardware yang sangat minim memacuku untuk aktif di forum-forum hackintosh, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Aku pun tertantang untuk mencoba Hackintosh di laptopku. Aduhai…. puji Tuhan, graphic card-ku dikenali dengan baik (kata orang2 di forum “QE/CI supported”). sayangnya, koneksi jaringan tak dapat dibuat karena hardware jaringan tidak dikenali. Untuk sound, awalnya tidak bunyi. tapi setelah aku blusukan di berbagai forum, akhirnya dapet juga drivernya. Menginstal Hackintosh sendiri tidak cukup hanya 1kali. Harus berkali2 instal ulang  untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dan kata seseorang di forum “Seorang Hackintosh-er sejati paling tidak memiliki 2 atau lebih distro Hackintosh”. Waduh… iya kalo yang punya bandwidth gede sih ga masalah. Kasian yg ga punya itu lo… :) )

Satu lagi, 2 minggu sebelum 17-an, aku sudah sampai di Surabaya (udah ada yg cari2 aq, hehehehe..). tiba2 teman yang sama minta tolong lagi betulin hard disknya. Ternyata boot flag-nya pindah ke partisi no 3. waduh…. susah iki. Akhirnya aku pandu dia memakai terminal Linux untuk betulin itu lewat program fdisk. Puji Tuhan, everything is going OK.

Tadi iseng-iseng buka POND’S Wajahmu Mengalihkan Duniaku truz liat-liat wajah2 yang terpampang di situ, ternyata banyak banget yang ngirim, tapi di awal halaman udah bikin eneg karena cewek-cewek di situ tak terlalu cantik, akhirnya liat bagian Boys Profile-nya, dan ada 2 video klip dari Afgan dan Alexa dengan judul yang sama “Wajahmu Mengalihkan Duniaku”. Dilihat dari musiknya, Afgan dan Alexa memunculkah ciri khas masing-masing, Afgan dengan style yang pop sedikit jazz dan Alexa dengan pop a la mereka (aku tak dapat menggambarkannya dengan kata-kata. sebaiknya tau ndiri lah, style musiknya Alexa tu kayak gimana). Yang bikin aku ketawa-ketiwi adalah bagian klipnya. Afgan kog mau-maunya disuruh jadi bocah ilang, celingukan enggak jelas, meskipun maksudnya ia mencari-cari cewek yang membuat dunianya teralihkan. Sedangkan personil-personil Alexa dengan ekspresi wajahnya masing-masing menggambarkan bahwa dunia mereka sedang teralihkan kepada seorang cewek. Ekspresi mereka selalu sama di sepanjang lagu ketika bertemu dengan cewek itu. Ckikikikikik… =))

Posted by: benben456 | July 30, 2009

pandanganku tentang frase `orang kafir`

pagi ini aku dikejutkan dengan beberapa berita di teve mengenai blog mediaislam-bushro (on blogspot) yang diduga menjadi tulisan wakil dari orang yang paling dicari di republik tercinta ini, tak lain tak bukan adalah Abu Mu’awwidz Nur Din bin Muhammad Top Hafidzohullah alias Noordin M Top (diambil dari blog pada link sebelumnya). setelah aku telusur berdasarkan apa yang aku lihat di teve (judul halaman webnya “BUSHRO”, dengan ikon B besar berwarna oranye, yang berarti blog tersebut berada pada hosting blogspot.com), akhirnya aku googling berdasarkan kata kunci inurl:blogspot.com intitle:BUSHRO akhirnya ketemu blog yang dimaksud.

Setelah aku baca isinya, ternyata memang sangat berkaitan erat pada pengeboman 17 Juli lalu. Di situ dikatakan bahwa the Americans adalah orang kafir, musuh Allah, etc. IT’S COMPLETELY WEIRD!!!!

Tadi sore sempat aku berpikir, “apa sih yang dimaksud orang kafir,” di benakku mengatakan bahwa orang kafir adalah orang yang tak mengenal Tuhan dalam hidupnya. Di kalimat ini masih harus ditarik benang merahnya lagi, karena memang terlalu kompleks buatku untuk menjelaskannya. Setiap saat, ketika aku merasa bahwa ada kejadian buruk yang telah menimpa diriku, selalu kulakukan feedback terhadap apa yang telah kulakukan sebelumnya. Dengan feedback tadi, aku merasa bahwa Tuhan telah mengaturnya, sehingga kita menjadi semakin belajar untuk memperbaiki kualitas hidup. Mungkin orang kafir dalam hidupnya tak pernah ada semacam feedback seperti itu.

O ya, jika ada yang merasa tulisan ini salah besar, nggak penting, ngawur, dsb. Tolong dikritik dengan menambahkan komentar pada post ini.

sabtu lalu aku balik ke pasuruan. sebelumnya, aku meminta ijin ibuku untuk mengikuti pengkaderan tahap akhir dari himpunan mhs jurusan (HMTC). tapi ibuku tidak mengijinkannya dengan alasan akan berpengaruh terhadap kondisi akademisku. aku pernah ikut OSIS waktu masih SMA, tapi nilai rapotku kurang memuaskan karena ada macam2 kegiatan. ibuku pastinya takut hal itu terulang lagi di kuliahku. tapi di sisi lain, teman2ku tetap mengajakku untuk ikut, karena untuk banyak kegiatan himpunan yg bisa melatih softskill. hmm…. bingungku kumat lagi deh.. -_-”

Posted by: benben456 | June 20, 2009

$love || $not_love

cinta, enggak;

cinta, enggak;

cinta, enggak;

Posted by: benben456 | May 24, 2009

konten internet kog diharamkan??

barusan aku dengar dari teve, aplikasi jejaring sosial seperti facebook dan friendster diharamkan. Waduh.. yaopo rek!? padahal biasanya temen2 pada berbagi informasi lewat facebook. meski tak jarang ada yang saling cela dan cemooh di sana. hmmm…. gimana ya klo seandainya jadi haram betulan??

Posted by: benben456 | May 21, 2009

Semakin lama semakin GeJe

Bukan kuliah yang semakin geje (meski ada beberapa yg demikian, hehehehe…), tapi akhir-akhir ini band-band dan lagu-lagu pop yang diciptakan di negeri tercinta ini makin lama makin tak jelas. Contohnya Ungu. Apa sih maksudnya mereka bikin lagu yang genrenya dianggap dangdut oleh beberapa kalangan? Pernah suatu kali aku mendengarkan radio yang memutar musik pop. Ketika penyiar membaca request, ada beberapa yang minta lagu “Pernahkah Kau Merasa” dari Ungu itu diputar. Tapi apa kata sang penyiar, “yaaa… ‘kan lagu ini dangdut, jadi gak bisa diputer di sini, denger aja radio itu…” Kalo menurutku, mungkin Ungu sudah bosan dengan lagu dengan format band yang biasanya, sehingga mereka menciptakan lagu kayak gitu. Atau mereka udah gila kali… hehehehehe….

Lain cerita dengan Kuburan Band. Ketika pertama kali dengar namanya aja, kayaknya band ini genrenya punk rock, yang suka teriak-teriak gak jelas kayak gitu (meski bgitu, ada lo temen SMA yang suka dengan musik kayak gitu, hehehehe…). Eeee…. ternyata, mereka itu tak jauh berbeda dengan band-band macam Project Pop, tapi lebih bersifat band (klo Project Pop kan lebih ke lawaknya). Pertama kali denger lagunya aja udah bikin cekikikan. Terutama pada bagian “… C A minor D minor ke G, ke C lagi. A minor D minor, ke G, ke C lagi… “. Hahahahahahahahahahahahaha….. ada aja idenya. Klo lagu itu dinyanyikan dengan nada dasar G atau F atau yang lain, syairnya perlu ganti gak ya?

Hmmmm… mudah-mudahan aja ide-ide gila kayak gini membuahkan hasil yang positif. amen.

Posted by: benben456 | May 21, 2009

Twentyfirst Night – Di Atas Awan – Album Review

Ketika mendengar track pertama dari album ini, aku pikir band ini adalah band R’nB yang lagunya biasa digunakan untuk break dance. Eeee… ternyata style lagu-lagunya sama dengan sebuah band funk soul terkenal, yaitu Maliq and d’Essentials. Teknik musik elektroniknya begitu asyik dan menyenangkan. Mudah-mudahan band-band dengan genre semacam ini akan berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi di bidang musik. Sayangnya, di kampusku tak ada mata kuliah yang berhubungan dengan pengolahan suara digital.. hmmm… Siapa yang akan merintis ya??

Posted by: benben456 | May 21, 2009

Jason Mraz – artist review

Artis yang satu ini vokalnya tidak bisa dibilang seadanya. Terbukti dari setiap lagunya, pasti ada yang diluangkan untuk jamming. maksudnya, beberapa bagian dari lagunya pasti ada sentilan jazz-nya. Entah dari scat singing-nya, atau dari instrumentalianya yang begitu memukau. Jason Mraz dapat dibandingkan dengan beberapa penyanyi yang setengah jazz seperti Afgan dan Agnes Monica, atau Peppy Kamadhatu. Hmmm…. who’s next??

Older Posts »

Categories